-->

Labels

0059. Hukum Mengucapkan Selamat Hari Raya Kepada Non Muslim

Advertisemen
PERTANYAAN :
Salah satu problem Tkw adalah saat natal sang majikan mengucapkan slmt natal & imlek dan dia wajib menjawab slmt natal/imlek. bagaimana hukumnya? Setelah itu dia diberi angpao. Halalkah ? Karena Ada kisah, seorang Tkw tak mau mengucapkan / menjawab ucapan slamat natal / imlek, lalu dikembalikan ke agen, Kata majikan ga punya sopan santun & tidak menghargai orang lain (Sbagaimana diceritakan oleh ukhty kembang setaman). [Nur Hasyim Juragan EsKrim].
JAWABAN :
Jawabannya dirinci :
1. Bila perbuatan tersebut dilakukan ada rasa senang dengan tujuan meniru mereka dalam rangka (ikut serta) syiar atas kekufuran mereka maka hukumnya kufur secara pasti
2. Bila bertujuan ikut meramaikan hari rayanya orang kafir (tanpa memandang kekufuran mereka) hukumnya berdosa
3. Bila tidak bertujuan seperti tersebut di atas hukumnya makruh. Wallaahu A’lamu bis shawaab. [Masaji Antoro].

- Bughyah al-Mustarsyidiin I/528 :
(مسألة : ي) : حاصل ما ذكره العلماء في التزيي بزي الكفار أنه إما أن يتزيا بزيهم ميلاً إلى دينهم وقاصداً التشبه بهم في شعائر الكفر ، أو يمشي معهم إلى متعبداتهم فيكفر بذلك فيهما ، وإما أن لا يقصد كذلك بل يقصد التشبه بهم في شعائر العيد أو التوصل إلى معاملة جائزة معهم فيأثم ، وإما أن يتفق له من غير قصد فيكره كشد الرداء في الصلاة.
- Fataawy Ibni Hajar alhaytamy VI/153 :
فالحاصل أنه إن فعل ذلك بقصد التشبه بهم في شعار الكفر كفر قطعاً أو في شعار العيد مع قطع النظر عن الكفر لم يكفر، ولكنه يأثم وإن لم يقصد التشبه بهم أصلاً ورأساً فلا شيء عليه


Advertisemen

Disclaimer: Gambar, artikel ataupun video yang ada di web ini terkadang berasal dari berbagai sumber media lain. Hak Cipta sepenuhnya dipegang oleh sumber tersebut. Jika ada masalah terkait hal ini, Anda dapat menghubungi kami disini.
Related Posts
Disqus Comments
© Copyright 2017 Tanya Jawab Islam - All Rights Reserved - Template By BLAGIOKE Diberdayakan oleh Blogger